peserta sedang mempelajari fotografi produk

Mengupas Tuntas Fotografi Produk: Reportase Workshop Bersama Rosalina Rachma

Dari Foto Produk ke Foto Bernilai Komersial: Liputan Workshop Fotografi Produk Komunitas Semut Foto

Bandung, 12 Oktober 2025 – Suasana Organa Café di Trans Studio Mall Bandung terasa berbeda pada Minggu pagi. Hal ini karena sebanyak 30 fotografer berkumpul dengan antusias, siap menyerap ilmu dalam acara workshop “Menjadikan Foto Produk sebagai Konten Bernilai Komersial”. Acara ini dihelat oleh Komunitas Semut Foto. Fokus utama workshop ini adalah mengubah sebuah foto produk, khususnya minuman, menjadi konten fotografi produk yang bernilai komersial tinggi.

Acara yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini menghadirkan seorang pakar di bidangnya yaitu Rosalina Rachma. Beliau merupakan seorang Food Photographer profesional dengan rekam jejak impresif, mulai dari pengerjaan buku menu restoran ternama hingga proyek food styling untuk iklan televisi.

Dengan keahlian yang dimilikinya, workshop ini menjadi jawaban bagi para fotografer yang ingin mendalami Product photography. Pada dasarnya, ini adalah cabang fotografi yang bertujuan memotret subjek minuman agar tampak menarik, segar, dan menggugah selera.

Membedah Konsep: Kapan Harus ‘Bercerita’ dan Kapan Harus ‘Sempurna’?

Sebagai pembuka Rosalina membuka sesi dengan memaparkan dua konsep besar dalam fotografi produk yang menjadi fondasi utama.

  • Editorial/Konseptual: Pertama, Gaya ini lebih menekankan pada penceritaan (story telling). Foto tidak hanya fokus pada detail produk, tetapi lebih kepada menangkap momen, baik saat persiapan, penyajian, maupun ketika minuman tersebut dinikmati. “Gaya ini lebih kasual, artistik, dan freestyle,” jelas Rosalina. Konsep ini sangat cocok untuk kebutuhan konten media sosial, blog, majalah, atau buku masak , seringkali dengan menggunakan model atau properti tangan (hands in frame) untuk membangun nuansa lifestyle.
  • Komersial: Di sisi lain, konsep komersial menuntut kesempurnaan dan kontrol penuh atas hasil akhir. Tujuannya adalah untuk menonjolkan detail dan keunggulan produk secara maksimal. “Detail seperti kondensasi pada gelas untuk minuman dingin, asap untuk minuman hangat, atau gelembung soda menjadi sangat penting,” tambahnya. Foto berkonsep komersial menjadi andalan untuk kebutuhan kemasan produk, buku menu, katalog, dan banner.

Teknik Jitu: Sudut Pengambilan Gambar dan Pencahayaan Fotografi Produk

Setelah memahami konsep, selanjutnya para peserta diajak mendalami aspek teknis yang krusial untuk menghasilkan foto minuman yang memukau.

1. Pemilihan Sudut Pengambilan Gambar (Angle)

Menurut Rosalina, tidak ada satu angle yang cocok untuk semua jenis minuman. Pemilihan sudut harus disesuaikan dengan karakteristik subjek. Sebagai contoh:

  • Eye Level (Sejajar Mata): Angle ini sangat ideal untuk minuman yang disajikan dalam gelas unik atau memiliki lapisan (layer) warna yang menarik.
  • 45 Derajat: Untuk jenis minuman yang memiliki motif, latte art, atau garnish yang menarik di permukaannya, angle 45° adalah pilihan terbaik untuk menonjolkannya.

2. Rahasia Pencahayaan (Lighting)

Cahaya adalah kunci dalam fotografi minuman. Rosalina membagikan dua teknik pencahayaan utama:

  • Backlight (Cahaya dari Belakang): Misalnya, Penggunaan backlight dapat membuat minuman terlihat lebih jernih dan berkilau, menonjolkan kejernihan warnanya.
  • Sidelight (Cahaya dari Samping): Kemudian, Cahaya dari arah samping berfungsi untuk memperlihatkan detail dan tekstur pada minuman serta properti di sekitarnya. “Penting untuk mengatur penggunaan modifier agar bisa mengontrol pantulan cahaya yang muncul di permukaan gelas,” tegasnya.

Praktik Langsung dan Komposisi Fotografi Produk

Tentu saja, Teori tidak akan lengkap tanpa praktik. Setelah sesi istirahat, para peserta langsung dihadapkan pada tantangan lomba foto Instagram. Berbekal ilmu yang baru didapat, mereka menerapkan berbagai teknik, termasuk “leveling”. Secara sederhana, Leveling adalah sebuah trik komposisi dengan memainkan tinggi rendah objek untuk menciptakan foto yang lebih dinamis dan enak dipandang.

Pada akhirnya, Workshop ini memberikan wawasan teknis dan konseptual, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan berbagi inspirasi bagi para fotografer. Para peserta pulang dengan membawa ilmu baru, siap untuk menciptakan karya-karya foto produk yang bernilai jual tinggi.

Dokumentasi Kegiatan

Bergabunglah Bersama Kami !

Temukan inspirasi, tingkatkan kemampuan, dan jalin silaturahmi dengan sesama fotografer dari hunting foto seru, workshop eksklusif, hingga pameran bersama. Yuk, bergabung sekarang dan jadilah bagian dari komunitas kreatif ini!

blank